Langkah Awal Pemberian Mpasi Pada Bayi 6 Bulan

Bayi berusia 6 bulan membutuhkan energi dan nutrisi sebanyak 200 kkal per hari. Jadi kebutuhan nutrisinya tidak cukup dengan hanya memberikan ASI eksklusif. Untuk itu dibutuhkan Mpasi 6 bulan pertama agar bisa mencukupi kebutuhan si bayi.

Menurut WHO, transisi dari pemberian ASI eksklusif jadi Mpasi adalah dimulai dari usia 6 bulan hingga 18-24 bulan. Masa-masa ini merupakan  momen dimana si bayi rentan terkena malnutrisi karena pemilihan Mpasi yang kurang tepat.

Padahal malnutrisi merupakan faktor utama gizi buruk yang ternyata masih banyak dialami oleh anak di bawah 5 tahun. Sebelum memberikan Mpasi perlu bunda ketahui kapan waktu yang tepat si bayi mendapatkan Mpasi. Berikut adalah tanda-tanda kapan bayi siap untuk mendapatkan asupan Mpasi.

Rekomendasi Menu dan Jadwal untuk MPASI 6 Bulan
source gambar : ruangmom.com
  • Kepala bayi sudah bisa tegak
  • Mulut terbuka jika makanan atau sendok didekatkan ke mulut bayi
  • Tubuh bayi menjauh atau mengarah ke belakang jika tidak mau makan
  • Bayi cenderung mudah lapar dam masih lapar padahal sudah diberi ASI
  • Refleks menjulurkan lidah berkurang
  • Bayi memiliki ketertarikan melihat orang lain makan
  • Bayi berusaha mengambil makanan sendiri
  • Bayi bisa mengangkat kepala sendiri tanpa bantuan orang lain

Untuk pemberian perdana Mpasi 6 bulan bunda dapat memberikannya dengan frekuensi sebanyak 2 kali dalam sehari. Cobalah berikan 2-3 sendok makan Mpasi dalam sekali makan. Tambahkan porsi Mpasi secara bertahap. Tekstur Mpasi 6 bulanadalah bubur halus encer.

Hal ini dimaksudkan untuk tidak memberikan rasa kaget di pencernaan si bayi karena selama ini hanya mendapatkan ASI. Secara bertahap bunda bisa memberikan dengan menambah kekentalannya dengan konsistensi halus.

Perlu bunda pahami jika semangkuk bubur yang encer bisa memiliki kandungan kalori dan gizi yang lebih sedikit daripada semangkuk bubur yang teksturnya lebih kental dengan takaran yang sama. Oleh karena itu penting mengentalkan tekstur Mpasi secara bertahap.

Pemberian Mpasi harus sesuai dengan kebutuhan  gizi dan kemampuan si bayi untuk mencerna tekstur makanan tertentu. Tekstur Mpasi sangat penting untuk menjaga agar bayi mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan dan memastikan supaya makanan tidak menggangu sistem pencernaanya yang masih berkembang. Untuk lebih jelasnya berikut tahapan Mpasi perdana dari makanan encer hingga makanan padat yang mirip tekstur makanan dewasa.

  • Bubur khusus bayi sebagai Mpasi bertekstur encer atau cair

Mpasi 6 bulan perdana yang paling praktis dan disajikan adalah bubur khusus bayi atau sereal bayi. Campurkan ASI ke dalam bubur atau sereal untuk memperkaya asupan nutrisi si bayi.

  • Sayur-sayuran atau buah-buahan sebagai Mpasi bertekstur lunak

Setelah memberikan Mpasi encer kepada si bayi, Bunda  bisa meningkatkan tekstur makanannya menjadi lunak dengan memberikan sayuran rebus atau kukus. Sayuran yang dapat menjadi pilihan di masa Mpasi adalah wortel, kentang, uni, bayam dan brokoli.

Sedangkan untuk buah-buahan bunda bisa memberikan buah-buahan yang bertekstur lembut seperti pisang, pepaya, buah naga, alpukat, dan melon. Jangan lupa untuk melumatkannya terlebih dahulu agar mudah dicerna oleh si bayi.

Tahap perkembangan bayi di usia ini biasanya :

  • Bayi mampu memindahkan makanan antar sisi mulut
  • Gigi depan bayi mulai tumbuh
  • Dapat duduk sendiri tanpa bantuan
  • Dapat menunjuk makanan dengan jari dan coba meraihnya saat lapar

Perlu diingat ya bunda, pemberian Mpasi tidak perlu dipaksakan pada si bayi jika si bayi belum mau makan. Bunda hanya memberikan Mpasi ketika bayi lapar dan menghentikannya ketika bayi mulai kenyang. Waktu atau jadwal yang konsisten dalam memberikan Mpasi pun perlu bunda jaga ya agar bayi terbiasa makan tepat waktu.

Penyuka Pedas, Sudah Tahu Manfaat Cabai Bagi Kesehatan?

Dari semua rempah-rempah yang meningkatkan cita rasa hidangan nusantara, cabai merupakan bumbu dapur yang paling sering ditemui. Namun, tahukah Anda bahwa manfaat cabai tidak hanya sebagai peningkat cita rasa serta pemberi sensasi panas dan pedas dalam hidangan? Manfaat cabai bagi kesehatan juga tidak kalah dari rasanya yang pedas.

Bagi penyuka pedas, Anda tidak perlu lagi bingung untuk mencari alasan untuk mengajak orang lain masuk ke dalam kelompok ‘pecinta pedas’ Anda, karena manfaat cabai merah besar bagi kesehatan sudah cukup meyakinkan untuk membuat teman-teman Anda tertarik untuk menikmati rasa pedas dari bumbu dapur ini.

1. Membantu menurunkan berat badan

Suka pedas dan ingat mengurangi berat badan? Studi menunjukkan bahwa salah satu manfaat cabai dalam menurunkan berat badan terletak pada senyawa capsaicin di dalamnya yang mampu meningkatkan pembakaran lemak serta mengurangi nafsu makan.

Akan tetapi, riset tambahan masih diperlukan untuk memastikan manfaat cabai yang satu ini. Selain itu, mengonsumi cabai tidak serta merta dapat menurunkan berat badan. Anda masih perlu mengkombinasikannya dengan menjaga pola makan dan olahraga yang teratur.

2. Melancarkan peredaran darah

Saat Anda mengonsumsi cabai, senyawa capsaicin di dalamnya dapat melancarkan peredaran dan meningkatkan fungsi jantung. Bahkan, riset mendapati bahwa salah satu manfaat cabai adalah mencegah penyakit jantung.

Manfaat cabai dalam mengurangi risiko terkena penyakit jantung karena khasiatnya dalam menurunkan kolesterol, mencegah penggumpalan darah, serta melancarkan peredaran darah.

Senyawa capsaicin juga mampu menghambat gen dalam tubuh yang dapat memicu penyempitan otot dinding pembuluh darah. Meskipun demikian, manfaat cabai ini tidak berarti Anda bisa serta merta mengganti obat jantung Anda karena cabai bukanlah obat untuk penyakit jantung.

3. Membantu pencernaan

Manfaat cabai yang cukup unik adalah dalam membantu pencernaan. Senyawa capsaicin dalam cabai dapat membantu penyerapan nutrisi dalam usus dan meningkatkan proses pencernaan makanan. Namun, manfaat cabai ini tidak bisa dirasakan jika Anda mengonsumsinya secara berlebih.

4. Meringankan rasa sakit

Senyawa capsaicin juga berkontribusi dalam manfaat cabai untuk meringankan rasa sakit. Sesaat pernyataan ini mungkin terlihat bertentangan tetapi konsumsi cabai yang banyak mampu mengurangi sensitivitas rasa sakit Anda.

Berkurangnya rasa sakit tidak hanya saat Anda kepedasan, tetapi juga saat Anda merasakan rasa sakit lainnya, seperti sensasi panas yang disebabkan oleh asam lambung atau heartburn.

Bahkan, mengoleskan senyawa capsaicin pada daerah tubuh yang sakit sehabis operasi atau karena kerusakan saraf dapat mengurangi rasa nyeri tersebut.

Namun, manfaat cabai dalam mengurangi rasa sakit tidak permanen dan hanya bersifat sementara saja. Umumnya, sensitivitas tubuh terhadap rasa sakit akan kembali seperti semula dalam waktu satu sampai tiga hari setelah Anda berhenti mengonsumsi cabai.

Itulah beberapa manfaat dari cabe yang baik untuk kesehatan tubuh. Saat ini tidak perlu khawatir lagi untuk mencari tempat membeli cabe yang dijamin segar dan berkualitas. TaniHub menyediakan cabe serta kebutuhan sehari – hari seperti buah, sayur, sembako, kebutuhan masak, bumbu, telur dan unggas lainnya yang telah lulus quality control yang ketat.

TaniHub merupakan sebuah platform e-commerce yang berbasis aplikasi dan website. Memiliki fokus utama terhadap produk hasil pertanian dan berbagai kebutuhan masak untuk usaha ataupun rumah tangga. Keberadaan TaniHub mendukung para petani untuk mendapatkan akses pasar dengan menyalurkan hasil produk pertaniannya kepada konsumen B2B (Business to Business) & B2C (Business to Consument).

Selain membantu para petani lokal, Anda juga bisa mendapatkan penawaran harga yang lebih terjangkau dari promo yang ditawarkan oleh TaniHub.

Yuk belanja sekarang!